SAMARINDA- Musyawarah Wilayah (Muswil) II Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wilayah Kalimantan Timur Telah Resmi Digelar dan Memilih Secara Aklamasi Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., Asean.Eng Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), sebagai Ketua ICMI Kaltim Periode 2026-2031. Muswil dilaksanakan di Mesra International Hotel Jalan Pahlawan Samarinda. Kamis (11/2/2026).
Kegiatan dibuka Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Sumber Daya Alam, Perekonomian, dan kesejahteraan Rakyat, Drh. Arief Murdiyanto, hadir mewakili Gubernur Kaltim.
Arief Murdiyanto Menjelaskan Peran cendekiawan dalam pembangunan daerah sangatlah strategis. Cendekiawan adalah penjaga Nurani publik dan penggerak perubahan berbasis ilmu pengetahuan. Mereka menghadirkan analisis yang tajam, solusi yang terukur, serta gagasan yang berakar pada nilai-nilai moral dan etika.
“ICMI sebagai wadah intelektual muslim memiliki posisi penting dalam membangun peradaban yang berlandaskan ilmu dan akhlak. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, antara lain”
Pertama, memberikan masukan kebijakan berbasis kajian ilmiah dan riset yang mendalam, sehingga pembangunan begalan secara terarah dan berkelanjutan.
Kedua, memperkuat literasi masyarakat, baik literasi pendidikan, ekonomi, maupun literasi sosial-keagamaan agar masyarakat mampu menghadapi perubahan zaman dengan kesiapan intelektual dan spiritual.
Ketiga, membina generasi muda agar tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam karakter dan integritas. Tantangan era globalisasi menuntut lahimya generasi yang cerdas, adaptif, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
Keempat, mendorong penguatan ekonomi umat melalui pemberdayaan. inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata.
“Kami meyakini bahwa organisasi cendekiawan seperti ICMI memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang inklusif dan berbasis nilai. Sinergi antara pemerintah dan kalangan intelektual akan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya
efektif secara administratif. tetapi juga kuat secara moral dan social” tegas Arief Murdiyanto
Sedangkan Ketua ICMI lama Ketua Demisioner ICMI Kaltim, Dr. Syaharie Jaang, menjelaskan Abdunnur Sebagai seorang akademisi dan rektor di universitas terbesar di Kaltim, ICMI Kaltim dapat dikelola secara lebih profesional dan berdampak luas. beliau diharapkan mampu mengkonsolidasikan para cendekiawan dari perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk bersama-sama memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah.
“ICMI ini organisasi besar, dibangun oleh para tokoh nasional seperti Bapak BJ Habibie dan para senior kita.”Tegasnya
@2026-Jul